Baubau, Jurnalsultra.id – Pemerintah Kota Baubau terus menggencarkan berbagai langkah pengendalian inflasi jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Setelah menggelar pasar murah dan inspeksi mendadak (sidak) di pasar serta distributor, Pemkot Baubau melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kembali mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Bersubsidi di Kelurahan Waborobo, Kecamatan Betoambari, Senin, 1 Desember 2025.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, bersama sejumlah pejabat terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa GPM bersubsidi menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan agar tetap terjangkau masyarakat.
“Menjelang akhir tahun, harga bahan pokok biasanya melonjak dan menyulitkan kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, Pemkot Baubau melakukan GPM bersubsidi untuk mencegah lonjakan harga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemkot Baubau memiliki Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang rutin memonitor harga bahan pokok. Setiap pekan, kondisi inflasi kota bahkan dipantau langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
“Kami memprioritaskan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di semua wilayah. TPID melakukan terobosan dengan mendekatkan layanan GPM ke kelurahan-kelurahan atas instruksi langsung Wali Kota Baubau,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk Dinas Pertanian, Dinas Perindag, Bulog, hingga Hypermart.
Saat ini Pemkot Baubau memiliki cadangan beras 16 ton yang disimpan oleh Dinas Pertanian melalui Bulog. Jumlah itu masih akan ditambah sesuai perintah Wali Kota untuk menghadapi potensi gejolak harga ke depan.
Selain GPM, Pemkot Baubau juga menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras gratis kepada warga yang paling membutuhkan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi kelurahan.
Adapun harga pangan bersubsidi yang disediakan di GPM antara lain:
-
Telur ayam: Rp 15.000 / rak
-
Gula pasir: Rp 5.000 / kg
-
Minyak goreng: Rp 5.000 / kg
-
Bawang merah: Rp 10.000 / kg
-
Bawang putih: Rp 10.000 / kg
Wakil Wali Kota berharap seluruh program dapat membantu masyarakat dan pengendalian inflasi berjalan efektif.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi warga Baubau. Tahun depan, stok bantuan juga akan diperbanyak,” pungkasnya.(Adm/M3/Fadli).












