BAUBAUBeritaEKONOMILINGKUNGANPEMERINTAHAN

Inflasi Baubau Menguat Empat Bulan, Pemkot Kerahkan TPID Tekan Harga Menjelang Akhir Tahun

37
×

Inflasi Baubau Menguat Empat Bulan, Pemkot Kerahkan TPID Tekan Harga Menjelang Akhir Tahun

Share this article
Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M. Sc menyorot potensi permainan harga yang kerap memicu lonjakan inflasi. (foto, ist)

Baubau, Jurnalsultra.id – Pemerintah Kota Baubau mengambil langkah cepat dan tegas setelah angka inflasi daerah menunjukkan tren meningkat dalam empat bulan terakhir.

Dalam High Level Meeting Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Baubau, Jumat, 21 November 2025.

Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah wajib bekerja lebih terukur dan terkoordinasi agar inflasi dapat ditekan sesuai target nasional, yakni 2,5 persen ±1 persen pada November–Desember.

Wawali: Inflasi Bukan Seremoni, Semua Harus Bergerak

Hamsinah Bolu menekankan bahwa urusan inflasi menjadi perhatian publik sehingga Pemkot perlu menghadirkan hasil nyata, bukan sekadar rapat formalitas.

Ia menegaskan setiap anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) harus memahami dan menjalankan tugas secara teknis di lapangan.
Khusus Dinas Pertanian, ia meminta peningkatan produksi komoditas pangan strategis, dengan target kuantitatif yang jelas, kalender tanam yang terukur, dan dukungan teknis yang nyata.

“Program kedai tidak boleh hanya menjadi simbol. Kita butuh data; berapa produksi, berapa penyaluran, dan apa manfaat ekonominya. Evaluasi harus menjawab masalah di lapangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya neraca pangan yang akuntabel dan selalu diperbarui, sebagai dasar proyeksi kebutuhan dan intervensi untuk mencegah defisit pasokan.

Distribusi dan Harga Jadi Sorotan

Hamsinah menyorot potensi permainan harga yang kerap memicu lonjakan inflasi. Kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian, ia meminta pengawasan ketat terhadap distribusi komoditas, hubungan bisnis dengan pelaku usaha, serta memastikan perjanjian kerja sama antar daerah berjalan efektif.

“Praktik menyimpang harus dipantau dan ditindak. Jika ada indikasi pelanggaran hukum, koordinasi cepat dengan kejaksaan dan kepolisian,” ujarnya.

Stok Ikan Harus Aman Menjelang Nataru

Dinas Perikanan diminta memastikan ketersediaan stok ikan, terutama jenis yang sering memicu kenaikan harga.

Hamsinah juga memerintahkan penyusunan skenario darurat jelang Natal dan Tahun Baru, termasuk stock buffer, rencana distribusi, hingga pengecekan harian untuk mencegah gejolak harga.

Suasana High Level Meeting Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Baubau.

BI Sultra: Baubau Wajib Waspada Tren Akhir Tahun

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengingatkan bahwa meski inflasi saat ini masih di bawah 3 persen, tren tahun-tahun sebelumnya menunjukkan lonjakan signifikan di akhir tahun.

“Jangan sampai melewati target 2,5 persen ±1. Kami terus memperkuat koordinasi dengan TPID untuk mengantisipasi gejolak,” jelas Edwin.

Ia menambahkan bahwa BI memberikan beberapa masukan strategis, seperti penguatan cold storage, optimalisasi kios-kios pengendali inflasi, dan pendalaman koordinasi lintas instansi.

Koordinasi Diperketat, Eksekusi Harus Terukur

Menutup rapat, Hamsinah Bolu meminta seluruh OPD bekerja profesional dan fokus pada output yang jelas.

“Laporkan progres secara rutin, jaga komunikasi, dan berani ambil tindakan korektif. Kita harus hadir untuk masyarakat yang mengandalkan kerja kita,” tegasnya.

Dengan tekanan inflasi yang terus bergerak, Pemkot Baubau menaruh harapan besar agar langkah terpadu antar instansi mampu menjaga stabilitas harga, terutama menjelang momentum belanja akhir tahun.(Adm/Fadli).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *