BAUBAUBeritaEKONOMIKENDARIPEMERINTAHANSULTRA

Inflasi Baubau Masih Tinggi, TPID Turun Tangan Cek Harga Sembako

45
×

Inflasi Baubau Masih Tinggi, TPID Turun Tangan Cek Harga Sembako

Share this article
TPID Provinsi Sultra bersama TPID Kota Baubau melakukan pemantauan harga komoditi pasar, dengan tujuan untuk pengendalian harga menjelang NATARU 2025.

Baubau, Jurnalsultra.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama TPID Kota Baubau melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Baubau, Jumat, 5 Desember 2025.

Pasar yang dipantau antara lain Pasar Wameo dan Pasar Jembatan Batu.

TPID Provinsi Sultra yang dipimpin Dr. Muh. Rajulan, ST, M.Si, menyampaikan bahwa langkah sidak ini merupakan upaya memastikan stabilitas harga komoditas menjelang periode konsumsi masyarakat yang meningkat. Baubau disebut sebagai salah satu daerah dengan angka inflasi cukup tinggi di Sulawesi Tenggara.

“Kami turun mengecek langsung kondisi pasar untuk memastikan harga tetap terkendali menjelang Nataru. Hasil pemantauan ini akan kami laporkan ke pimpinan sebagai bahan pengambilan kebijakan,” ujar Rajulan.

Dari hasil pemantauan, sejumlah bahan pokok berada pada kondisi relatif stabil. Harga beras, minyak goreng, dan telur dilaporkan tidak mengalami lonjakan signifikan.

“Sejauh ini harga beras masih stabil. Minyak goreng dan telur juga belum menunjukkan kenaikan. Harapannya, intervensi pengendalian ini mampu menjaga stabilitas sembilan bahan pokok agar inflasi tetap terkendali.”

Selain pemantauan pasar, TPID juga melakukan koordinasi dengan pihak Pelabuhan Murhum Baubau terkait distribusi sembako dari Makassar dan daerah pemasok lainnya.

Menurut Rajulan, pihak pelabuhan telah memberikan komitmen untuk memprioritaskan kapal pengangkut bahan pokok selama momen Nataru guna memastikan pasokan tetap aman.

Kegiatan ini turut didampingi TPID Kota Baubau yang dipimpin Plt Asisten II Setda Kota Baubau, Mohamat Abduh, STP, M.Si, bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perikanan, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Bagian Perekonomian Setda Kota Baubau.

Pemerintah daerah berharap koordinasi lintas sektor dan pemantauan langsung di lapangan dapat membantu mencegah spekulan dan menjaga psikologi pasar agar tidak terjadi kenaikan harga secara tiba-tiba menjelang puncak libur akhir tahun.(Adm/Fadli).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *