Butur, Jurnalsultra.id – Kalangan DPRD Kabupaten Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi Tenggara mendukung penuh langkah Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk mengembangkan sektor pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Anggota DPRD Butur, Mazlin, mengatakan pengembangan sektor pariwisata sangat penting dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Hanya saja, Mazlin mengingatkan Pemkab Butur agar melakukan koordinasi dengan para pemilik hak wilayah (hak ulayat) atas lokasi atau kawasan pariwisata.
Mazlin, berpendapat bahwa potensi Sumber Daya Alam Butur yang eksotik dan unik dengan produk bahan baku yang beraneka ragam untuk sebagian besar telah menjadi komoditas antar pulau dalam bentuk bahan mentah atau bahan baku. Sementara itu kekayaan intelektual dan kreativitas masyarakat baik sebagai kearifan lokal sebagai warisan budaya sebagai dampak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi belum banyak berkembang karena berbagai kendala termasuk belum ada regulasi yang mengatur.
“Tentu kami mengapresiasi pemerintah daerah dalam pengembangan kepariwisataan. Kami ingatkan agar penentuan destinasi pariwisata perlu adanya koordinasi baik dengan pemilik hak wilayah sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” kata Mazlin, 5 April 2024.
Kata Dia, kebijakan pemerintah untuk menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan perekonomian daerah perlu terus diarahkan secara merata pada semua kecamatan untuk membangun beberapa destinasi wisata unggulan dan menyelenggarakan beberapa event wisata daerah.

Destinasi wisata dan event wisata pada satu sisi akan mendorong berkembangnya ekonomi kreatif dan pada sisi lain akan menjadi ajang promosi dan pasar bagi produk ekonomi kreatif,” jelasnya.
Sejumlah fraksi di DPRD Butur juga mendukung penuh program pemerintahan Bupati Ridwan Zakariah dan Wakil Bupati Kompol (Purn) Ahali, untuk menjadikan Butur sebagai daerah pariwisata.Dukungan itu antara lain disuarakan oleh Fraksi Adil Demokrat DPRD Butur saat rapat pembahasan APBD tahun anggaran 2024.
Politisi juga kader Partai Demokrat itu mengusulkan perlunya manajemen pengelolaan pariwisata yang profesional agar memberikan dampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat di Kabup aten Butur. Pembangunan di bidang pariwisata tujuan akhirnya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal Kaimana.
Pembangunan pariwisata di Butur, katanya, telah sesuai tema pembangunan tahun 2024 sebagaimana termuat dalam RPJMD Butur tahun 2021-2026 yakni memastikan kontinuitas dan peningkatan pada prioritas pembangunan daerah.
Dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) diikuti pengembangan pariwisata, pusat pertumbuhan ekonomi wilayah melalui sentra ekonomi, pengembangan arus pelayaran dan penyediaan hub energi. Pengembangan pariwisata difokuskan pada pengembangan kawasan strategis pariwisata (KSP) dan pemberdayaan pada lima titik.
“Berdasarkan itu dapat kita simpulkan bahwa pengembangan pariwisata merupakan bidang yang menjadi prioritas pembangunan maka tentu harus disertai dengan pendanaan yang memadai,” tukasnya.(M2)












